Jasa Marga resmi merilis info harga tarif baru jalan TOL Trans-Jawa, mulai dari titik TOL Merak sampai Grati, Pasuruan, untuk tahun 2019.

Ada beberapa tarif Tol baru karena memang baru diresmikan dan/atau diberlakukan pembayaran karena sebelumnya digratiskan selagi menyempurnakan proses pembangunan.

TOL Trans Jawa terbagi dalam empat Cluster, pertama Cluster 1 termasuk dari Jakarta sampai Palimanan. Lalu Cluster 2 mulai dari Palimanan hingga Semarang. Dan Cluster 3 mulai dari Semarang hingga Surabaya. Terakhir Cluster 4 baru dari Porong hingga Pasuruan, tentunya nanti akan bertambah hingga ujung Jawa yakni Banyuwangi, diharapkan selesai pada 2021.

Di balik pro-kontra, jelasnya bagi sebagian orang; adanya jalan Tol yang menghubungkan Pulau Jawa ini bisa memudahkan mereka karena waktu akses yang jauh lebih singkat sehingga banyak energi yang tak akan terbuang sia-sia. Tentu saja harus ditukar dengan biaya yang tidak kecil.

Jalan Tol Trans Jawa

Rata-rata tarif Tol Trans Jawa adalah Rp 1000 per Km, meskipun kalau kita hitung tidak persis seperti itu, alias lebih murah beberapa persen. Misalnya dari Merak ke Surabaya, tarif Tol untuk Gol 1 adalah Rp 723.500 dengan jarak lebih dari 800 Km bahkan hampir 900 Km.

Yang menuju ke Semarang dari Jakarta, total biaya dari Tarif Tol ke Semarang ini Rp 334.500. Yang berniat ke Jogja dari Jakarta, bisa keluar di gerbang Tol Semarang lalu meneruskan lewat Jl Raya Semarang-Yogyakarta, atau bisa juga keluar di gerbang Tol Bawen. Lebih cepat, maka keluarlah di gerbang Tol Surakarta dan meneruskan lewat Jl Raya Solo-Jogja. Tarif Tol tambahkan 65 ribu rupiah jika keluar di Solo.

Harga Tarif Tol Trans Jawa 2019 Terbaru

Seberapa cepat sih lewat Tol dibanding Jalan Raya Pantura?

Saya sudah beberapa kali mendengar langsung dari Supir-supir, dan yang baru kemarin adalah dari celotehan Supir Bus; Jakarta-Semarang katanya cuma 4 jam. Ya mungkin normalnya tidak secepat itu ya, apalagi kalau di jam sibuk Jakarta, mungkin bisa 5-6 jam. Tetap saja, itu memangkas 50% dari waktu akses jika lewat Jalan Pantura alias non-toll yang paling cepat membutuhkan sekitar 12 jam.

Jika kita beruntung dan cuma membutuhkan 4 jam ke Semarang, maka hanya 1/3 saja dibanding durasi lewat Jalur Pantura.

Karena itulah sering digadang-gadang; bahwa meskipun keluar uang yang tidak sedikit untuk membayar tarif jalan Tol, namun secara keseluruhan kita diuntungkan banyak sekali. Apalagi jika dalam satu mobil kita membawa banyak penumpang, maka biayanya akan sangat-sangat terjangkau.

Tarif Jalan Tol Trans Jawa

Bahan bakar atau BBM yang dibutuhkan juga jelas lebih efisien, lebih hemat. Karena perbandingan konsumsi BBM lewat Jl Raya yang sering menemui hambatan di jalan, dibanding di Tol yang rata-rata lancar, itu lumayan signifikan hingga lebih dari 50% efisiensi pada beberapa jenis mobil.

Saya coba hitung beberapa kali, dan bisa saya simpulkan untuk sementara bahwa; jumlah biaya (termasuk BBM dan tarif Tol) antara lewat Tol dan tidak lewat Tol adalah setara. Dan jika begitu, maka kita akan mendapat keuntungan yang tak bisa dibeli dengan uang; yakni waktu yang tak terbuang di jalan terlalu lama, serta energi kita yang juga tak banyak terbuang.

Kelebihan tersebut tidak berlaku jika kita ingin liburan di jalan alias Road-trip, karena justru yang lebih lama itu malah lebih asyik 😀

Hitungan di atas masih bisa diperdebatkan karena memang tidak akurat 100%. Namun saya yakin Anda bisa dapat gambarannya, bahwa meskipun biaya Tol itu tidak murah, tetap saja kita diuntungkan dari beberapa hal.

Biaya Tarif Jalan Tol Trans Jawa

Cuma… saya ingin request satu hal saja ke Presiden; Bolehlah jalan TOL terbentang dari Sabang sampai Merauke, tapi jangan sampai Jalan Raya menjadi terabaikan dan punya banyak lobang yang tak segera ditambal..

Memang saya lihat pembangunan dan perbaikan jalan raya di Indonesia 5 tahun terakhir cukup masif. Apalagi kalau kita intip pembangunan di Papua dan Kalimantan, wow banget kan. Namun, saya harapkan Jalan-jalan raya yang penting seperti Jl Lintas Sumatra atau Jalur Pantura, itu juga bisa ditingkatkan lagi progressnya, dan kalau bisa jangan diCor beton semua, saya sebagai pengendara motor ini, gak suka jalan Cor, mantul-mantul gitu loh stang motornya 🙁 hiks….

lobang di jalur pantura

Alright

Kita balik ke judul;

Berapa biaya dan tarif Jalan TOL Trans Jawa dari Merak, Jakarta, sampai Surabaya dan Pasuruan?

Singkatnya bisa Anda lihat pada gambar di atas, sudah sangat jelas sekali ya infographics-nya. Tapi oke deh akan saya coba jabarkan lewat tulisan lagi;

Daftar tarif Tol Trans Jawa 2019 (Gol 1):

  • Tarif Tol MERAK-TANGERANG: Rp 41.000
  • Tarif Tol TANGERANG-JAKARTA: Rp 7.000
  • Tarif Tol JORR: Rp 15.000
  • Tarif Tol JAKARTA-CIKAMPEK: Rp 15.000
  • Tarif Tol CIKOPO-PALIMANAN: Rp 102.000
  • Tarif Tol PALIMANAN-KANCI: Rp 12.000
  • Tarif Tol KANCI-PEJAGAN: Rp 29.000
  • Tarif Tol PEJAGAN-PEMALANG: Rp 57.500
  • Tarif Tol PEMALANG-BATANG: Rp 39.000
  • Tarif Tol BATANG-SEMARANG: Rp 75.000
  • Tarif Tol SEMARANG-SOLO: Rp 65.000
  • Tarif Tol SEMARANG ABC: Rp 5.000
  • Tarif Tol SOLO-NGAWI: Rp 91.000
  • Tarif Tol NGAWI (Klitik)-KERTOSONO: Rp 88.000
  • Tarif Tol KERTOSONO-MOJOKERTO: Rp 46.000
  • Tarif Tol MOJOKERTO-SURABAYA: Rp 36.000
  • Tarif Tol SURABAYA-GEMPOL: Rp 4.500
  • Tarif Tol PORONG-GEMPOL: Rp 9.000
  • Tarif Tol GEMPOL-PASURUAN (Grati): Rp 36.000

Ya kira-kira begitu… Download daftar tarif Tol Trans Jawa bentuk gambar di sini.

Jalan Tol Jawa

Dihitungkan oleh Jasa Marga, ini total biaya untuk tarif Tol jarak jauh:

  • Jakarta-Semarang: Rp 334.500
  • Merak-Semarang (Inc Jorr): Rp 397.500
  • Jakarta-Surabaya: Rp 660.500
  • Merak-Surabaya (Inc Jorr): Rp 723.500
  • Jakarta-Pasuruan: Rp 712.500
  • Merak-Pasuruan (Inc Jorr): Rp 775.500

All info and images are respectively from Jasa Marga Official IG.

Kalau mobil kita tangguh pakai ladder frame, mungkin bisa ambil jalan Tol di area kemacetan paling parah, lalu balik ke Jalan Raya Pantura untuk ngirit biaya, misalnya dari Cikopo ke Cirebon, itu kan ya gak macet sih cuma banyak lobang aja 😀 Mobil mah gak begitu kerasa sih. Tapi ya rata-rata, yang udah ngerasain nikmatnya lewat Tol, gak mau lagi dah turun berdesakan ama rider-rider Motor yang ababil macam saya ini, hahaha.

LEAVE A REPLY