Pernah IRI gak sih melihat orang-orang yang begitu produktif setiap hari?

Orang yang bisa menulis puluhan buku. Atau orang yang bisa membuat ribuan video untuk channel YouTube-nya.

Percayalah, mereka memiliki sistem!

Tanpa sistem, akan sangat sulit untuk menjadi disiplin melakukan rencana dan agenda setiap hari.

Nah, setelah kalian membuat rencana harian yang tentu saja harus memenuhi syarat SMART (Specific, Measurable, Attainable, Relevant, and Time-Bound), maka langkah berikutnya kalian perhatikan 3 hal di bawah ini.

1. WAKTU : Tentukan waktu terbaik dimana kamu bisa produktif. Waktu emas untuk berpikir dan menyelesaikan tugas-tugas. Setiap orang memiliki the most productive (biological) time alias waktu terproduktif yang mungkin berbeda.

Lakukan percobaan di jam-jam yang menurut kamu bisa fokus dan produktif, lalu tentukan di jam apa spesifiknya. Ada yang ketika pagi buta saat orang-orang belum bangun, ada yang di jam pagi normal seperti orang memulai kerja, ada juga yang bisa fokus kalau sudah masuk waktu dini hari.

Bagaimana jika di jam produktif ternyata kamu malas?

Maka, mulai saja dengan satu langkah kecil yang sangat ringan. Momentum yang akan mengambil alih untuk menggerakkan tubuh dan pikiran kita.

2. ATTENTION : Perhatian atau atensi kamu pada tugas yang dikerjaan.

Produktif

Sebagian orang suka kondisi yang TANPA gangguan sama sekali baru bisa fokus mengerjakan tugas dan bisa produktif.

Ada juga yang bisa fokus justru ketika ditemani suara musik yang kencang. Saya pribadi kadang suka juga ditemani film kartun. Tapi kadang saya suka kondisi tenang tanpa gangguan. Tergantung juga apa yang sedang dikerjakan.

Maka, kondisikan sekitar kamu, bagaimana yang paling bisa bikin kamu produktif.

3. ENERGI : Produktif butuh tenaga dan pikiran.

Siapkan energi dalam tubuh untuk melakukannya. Mulai dari tidur cukup, makan yang sehat, dan melakukan olahraga secara rutin.

Apakah harus begitu untuk bisa produktif? Tidak juga.

Saya kadang justru bisa produktif ketika mata saya agak sedikit ngantuk dan badan sedikit lemas. Karena ketika badan saya segar, saya kadang malah lebih suka melakukan yang disenangi, bukan yang seharusnya dilakukan.

Jadi untuk point ini, lagi-lagi, sebenarnya kita harus peka dengan kondisi badan kita. Bagaimana pikiran kita merespon dengan kondisi badan yang berbeda-beda.

Namun jika kerjaan Anda butuh tenaga dibanding pikiran, maka badan harus fit.

Demikian tips singkat untuk bisa produktif menghasilkan sesuatu setiap harinya.

Terakhir, semua akan berfungsi dengan satu mantra “Just DO it!” Ya, lakukan saja dengan memulai satu langkah kecil.

LEAVE A REPLY