Seri pamungkas MotoGP 2019 dimenangi oleh Marc Marquez dan sekaligus menjadikan Honda sebagai Team teratas mengalahkan Ducati dengan perbedaan beberapa point saja.

Yamaha ikut podium berkat Quartararo di atas M1 Petronas Yamaha. Lalu Ducati, lagi-lagi diisi oleh team Satellite, ada Jack Miller yang berhasil mengharumkan nama team Italiano.

Dovi keempat, Rins kelima, Vinales keenam, Joan Mir tujuh, dan Rossi di posisi delapan.

Lorenzo yang membalap MotoGP terakhir kalinya sebelum pensiun; finish urutan 13. Posisi ini sebenarnya urutan 3 dari belakang. Berhubung banyak sekali yang DNF alias crash termasuk Morbidelli, Petrucci, Iannone, Crutchlow, Zarco, Lecuona, dan Pirro.

Oh iya, Syahrin juga tahun depan pindah ke Moto2. Di balapan MotoGP terakhirnya, Syahrin finish urutan 15.

Hasil MotoGP 2019; Intinya sih, Marc Marquez dan Honda menguasai, Dovi dan Ducati masih di posisi 2. Vinales dengan Yamaha masih bisa bertahan di posisi ketiga meski bersaing ketat dengan Rins dengan Suzuki-nya.

Quartararo sangat bersinar dengan Petronas Yamaha. Selain Rookie of the year, dia juga jadi rider dengan team independent terbaik. Mengalahkan Jack Miller dengan Alma Pramac Racing dan Crutchlow dengan LCR Honda.

Morbidelli sebagai team-mate Quartararo juga not bad. Point hanya tertinggal 18 dari Crutchlow. Karena itulah team Petronas Yamaha mengalahkan Pramac Racing (Ducati), LCR Honda, serta 3 team independent lainnya dengan jarak point yang jauh signifikan.

Dan ternyata, kalau kita jumlahkan… Yamaha dengan dua team (Monster & Petronas) itu ngalahin dua team Ducati dan dua team Honda. Secara rata2; pembalap Yamaha lebih rata ngebutnya. Makanya kalau mau motor ngebut dan enak, pilih Yamaha… wkwk.. malah iklan.

…………. Berakhirlah MotoGP season 2019

Kita nantikan MotoGP 2020. Perbedaan dibanding 2019 apa saja sih?

  • Gak ada lagi Jorge Lorenzo di race MotoGP… nangiiis dah gua…
  • Alex Marquez tandem dengan kakaknya; Marc Marquez jadi team-mate. Memupuskan harapan Johann Zarco sebagai pengganti Lorenzo.
  • Johann Zarco konon pindah ke Reale Avintia Racing menggantikan Karel Abraham.
  • Syahrin juga gak lagi di MotoGP, turun ke Moto2. Bisa aja sih suatu saat naik lagi…
  • Petronas Yamaha konon akan dapet motor M1 spec A. Wah, menarique nih…
  • Udah sih.. kayaknya itu aja yang signifikan. Oh iya, Reale Avintia konon berubah jadi Satellite team, disupport oleh Ducati langsung.

Kita loncatin MotoGP 2020, coba kita intip MotoGP 2021.

Indonesia insyaAllah akan menggelar race MotoGP 2021 di sirkuit Mandalika..

Valentino Rossi konon akan menunda pensiun biar bisa membalap di MotoGP Indonesia.

Pre-booking atau registrasi dengan membayar uang tanda jadi akan dibuka di Januari 2020. Sedangkan booking tiket akan dibuka di sekitar bulan Agustus 2020 ketika jadwal MotoGP 2021 dibuat.

Registrasi ini biayanya 50 ribu rupiah saja. Kemungkinan untuk mendata sebanyak apa peminat serius, dan didata juga kebutuhan transportasi serta akomodasinya.

Maklum, Mandalika tuh lumayan jauh cuy. Jakarta-Lombok sekitar 2 jam naik Lion, harga tiket normal kisaran 900 ribuan kelas ekonomi.

Jadi, nonton MotoGP Indonesia di 2021 tuh murah aja kalau soal tiketnya mah. Yang mahal jelas saja transportasi dan akomodasinya.

Makanya, banyak negara bela2in punya sirkuit internasional yang dipakai race bergengsi karena akan mendatangkan wisatawan.

Nah, sirkuit Mandalika katanya berkonsep sirkuit jalan raya.

Tentu sangat menarique jika dibandingkan sirkuit yang menggelar MotoGP lainnya.

Makanya, pecinta MotoGP sih harus banget nonton MotoGP Mandalika di 2021. Apalagi fans Rossi, sebelum dia pensiun ya kan.

Yaudah, moga2 kalian yang pengen nonton bisa kesampaian ya.. gue juga.. aamiin. 🙂

LEAVE A REPLY