Baik penjualan motor ataupun mobil di tahun 2018, ternyata naik dibanding 2017. Katanya; ekonomi membaik.

Bersyukur, meskipun menampah polusi udara, tapi kenyamanan dan kemudahan transportasi masyarakat adalah hak segala bangsa. Selagi mass transportation yang memadai baru ada di kota-kota besar, tak salah juga jika di penjuru kota dan desa kecil; masyarakat masih mengandalkan motor dan mobil pribadi, terutama motor.

Elmuha sering penasaran juga sebenarnya sebesar apa penjualan motor dan mobil. Lebih besar mana antara keduanya?

Mari kita ulik sedikit, singkat saja.

Total Penjualan Motor 2018

Total penjualan roda dua selama 2018 menurut Sigit dikutip dari Kompas (14/1/2019) adalah 6.383.111 unit motor, naik 8.4% dari tahun 2017.

Produsen paling laris masih dikuasai Honda dengan armada skutik-skutiknya; BeAT, Vario, Scoopy, PCX, serta beberapa motor bebek dan Sport. Total penjualan Honda adalah 4.759.202 unit, atau menguasai 74,6% dari pangsa pasar motor di Indonesia.

Motor Matic Honda AHM Indonesia

Posisi kedua tentu saja ada Yamaha dengan pangsa pasar sebesar 22,8% berkat total penjualan sebanyak 1.456.088 unit. Disumbang dari beberapa matic Yamaha seperti NMax, Mio, Fino, Freego, XMax, dan beberapa bebek serta motor sport kebanggaan Yamaha.

Motor Matic Yamaha terbaik

Suzuki menempati posisi ketiga dengan penjualan total sebanyak 89.508 unit di 2018. Suzuki punya Satria, GSX, Address, dan apa itu skutik namanya.. beuh namanya susah diingat.

Lalu posisi keempat ada Kawasaki dengan penjualan total 78.982 unit, dan terakhir TVS berhasil menjual sebanyak 331 unit.

Sulit untuk mengambil total nilai penjualan motor karena data AISI sudah lebih terbatas tidak bisa sampai ke tipe dan jenis motor. Kalau kita rata-ratakan 20 juta per unit, maka nilainya sekitar Rp 127,662,220,000,000 alias 127 triliun. Wah.. banyak juga yah..

Total Penjualan Mobil 2018

Total penjualan mobil selama 2018 seperti dikutip dari Kompas adalah sebanyak 1.152.641 unit termasuk kendaraan penumpang maupun komersial.

Mobil terlaris Indonesia

Toyota masih menjadi produsen penyumbang terbesar dengan total penjualan selama 2018 sebanyak 356.063 unit, sehingga pangsa pasar yang dikuasai sebesar 30,9%. Andalan Toyota seperti kita tau; ada Avanza, Agya, Calya, Rush, Innova, Fortuner, Yaris, hingga Alphard.

Posisi kedua ada Daihatsu yang menjual sebanyak 200.178 unit selama 2018. Daihatsu memperoleh 17,4% pangsa pasar. Andalan Daihatsu ada Xenia, Sigra, Ayla, Terios, Grand Max, dan beberapa lainnya.

Honda Brio 2019

Ketiga ditempati Honda dengan penjualan 162.956 unit. Honda mengambil pangsa 14,1%. Andalan Honda ada Brio, Mobilio, Jazz, HRV, CRV, Civic, dan beberapa lainnya.

Posisi empat ada Mitsubishi yang menjual 146.805 unit selama 2018. Mitsubishi mendapat 12,7% pangsa pasar. Kenaikan signifikan Mitsubishi adalah berkat hadirnya Xpander yang bersaing bersama Avanza merajai pangsa pasar Low-Medium MPV. Pajero Sport dan Triton juga merupakan andalan Mitsubishi lainnya.

Mobil terlaris Mitsubishi

Posisi kelima ditempati Suzuki yang menjual 116.688 unit kendaraan atau mendapat porsi 10,1% market share. Suzuki punya Ertiga, Karimun, Ignis, Carry, dll.

Posisi enam, tujuh dan delapan dihuni oleh merek komersial yakni Fuso, Hino, dan Isuzu.

Posisi sembilan ada Wuling yang menjual 15.162 unit dan merebut porsi pasar 1,3%. Wuling sepertinya cukup sukses masuk sebagai merk baru yang disukai masyarakat berkat value tinggi yang ditawarkan.

Posisi 10 dan 11 ada Datsun dan Nissan, masing-masing menjual 9.823 unit dan 6.999 unit kendaraan. Porsi pasarnya 0,9% dan 0,6%.

Posisi berikutnya sbb; (Porsi masing-masing di bawah 1% semua)

  • 12 : Mazda dengan raihan 5.957 unit.
  • 13 : UD Trucks
  • 14 : Chevrolet dengan penjualan 2.444 unit.
  • 15 : BMW dengan 2.360 unit.
  • 16 : Hyundai dengan 1.485 unit.
  • 17 : Lexus dengan 1.327 unit.
  • 18 : Tata dengan produk komersial.
  • 19 : DFSK dengan raihan 839 unit.
  • 20 : Mini dengan 520 unit.
  • 21 : VW dengan 511 unit.
  • 22 : Renault dengan 382 unit.
  • 23 : Peugeot dengan 141 unit.
  • 24 : Audi dengan 50 unit.

So… dengan total penjualan 1.152.641 unit mobil yang harganya mulai dari under 100 juta rupiah hingga di atas 2 milyar, enaknya kita bikin rata-rata berapa ya??

Coba ambil 200 juta dulu deh, maka nilai total penjualan ke konsumen adalah sebesar Rp 230,528,200,000,000. Sekitar 230 triliun.

Tapi saya duga2, rata-rata harga per kendaraan sepertinya di atas 300 juta.

Well, ada beberapa hal yang bisa kita tangkap dari dunia otomotif roda dua vs roda empat/lebih.

Dunia kendaraan mobil ternyata lebih seru karena diisi oleh banyak sekali merk mulai dari merk Jepang, China, Korea, America, Prancis, Jerman, dll. Pangsa pasar mobil terbesar yakni Toyota hanya merebut sekitar 30% pangsa pasar saja. Sedangkan posisi ketiga ada Honda pun pangsa pasarnya cukup besar yakni hampir setengahnya Toyota.

Kenapa gak dibandingin sama nomor dua? Karena Daihatsu masih satu atap ama Toyota. Pun Toyota masih ditemani oleh beberapa merk lain dalam satu atap Astra.

Penjualan mobil Wuling 2019

Mindset dalam dunia roda empat lebih bebas dan terbuka. Terlihat dari Wuling yang berhasil merebut pangsa pasar 1.3% meski merk ini masih baru dan “berbau” mobil China. Mungkin efek produk lain yang berasal dari China namun cukup dikagumi serta tak pernah mengecewakan; misalnya Xiaomi/Vivo/Oppo/Huawei.

Terbalik dengan kondisi pasar roda dua yang itu-itu saja.. Honda lagi Honda lagi.. Kalau gak Honda, mentok-mentoknya Yamaha dan Suzuki. Yang agak higher class ada Kawasaki karena merk ini memang gak jualan motor “murah” di Tanah Air. Bahkan TVS yang ada di posisi 5 besar, hanya menjual 300an unit saja. 300 unit dari 6 jutaan? Bagaimana dengan Viar? I dunno.

Secara nilai, mobil masih cukup jauh di atas motor. Namun total penjualan motor yang mencapai 6 jutaan pun membuktikan bahwa dunia otomotif memang warbyazah

Gimana, ada komentar?

LEAVE A REPLY