Elmuha adalah salah satu yang cukup antusias menanti selesainya proyek bandara Kertajati atau disebut juga Bandara Internasional Jawa Barat, bandara ini lokasinya di kecamatan Kertajati, Majalengka.

Ditempuh dari Kota Cirebon, kira-kira jaraknya 70 Km lewat jalan Toll Cipali, dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam. Sedangkan kalau dari Arjawinangun, sebenarnya bandara ini cukup dekat, hanya sekitar 35 Km saja, sayangnya kondisi jalan gak bagus, jadi tetap aja lama.

Yang tinggal di kabupaten Cirebon, sepertinya enak langsung masuk toll, misalnya masuk dari pintu Palimanan. Kalau lewat jalan Indramayu-Majalengka juga lumayan jauh.

Lalu kalau dari Jakarta, lewat toll, maka waktu tempuh bisa mencapai 3-4 jam. Jadi… Ya.. Bandara ini bukan buat orang Jakarta sepertinya, namun untuk warga yang tinggal di sekitar Subang – Kerawang – Purwakarta – Cirebon, dan sekitarnya..

Menurut kabar, bandara ini akan memulai penerbangan komersial pertama pada 8 juni 2018. Maskapai Citilink akan menjadi pesawat komersial pertama yang membawa penumpang dari bandara ini, katanya..

Lalu, rute mana saja yang akan dilayani di bandara ini?

Tentunya akan banyak sekali, karena, let’s face it… bandara ini; guede bro! Dan pembangunannya masih tahap awal ini.

Bandara Kertajati

5 rute perdana yang akan tersedia adalah penerbangan domestik 5 rute, + 5 internasional.

Untuk penerbangan domestik, rute pertamanya ada 5; Yakni penerbangan dari Kertajati ke 5 daerah ini;

  1. Denpasar!
  2. Surabaya
  3. Medan
  4. Balikpapan
  5. Tanjungpandan

Ya, sayang sekali, belum ada Riau, wkeke… Jadi elmuha kalau mau mudik masih mesti ke bandara SoeHat nih.

5 rute di atas sebenernya udah lumayan banget ya, mewakili kota besar di Indonesia..

Mau ke Jatim, bisa! Mau ke Bali… yeeeeay!! Bisa! Mau ke kota paling gede di Sumatra, bisa turun di Medan..

Mau ke Kalimantan, jelas! Balikpapan ada. Mau ke negeri Laskar Pelangi, bisa turun di Tanjung Pandan.

Mau ke Jawa Tengah? Udah.. lewat darat aja, haha. Tapi elmuha berharap sih akan ada tujuan Jogja,. aamiin ya.. Kalau lewat darat, ke Jogja itu perlu waktu tempuh sekitar 7-8 jam tanpa istirahat menggunakan mobil. Pakai kereta api sekitar 5 jam ya.. Lumayan lah kalau ada pilihan udara. Tapi, uhm.. kayaknya mending pake kereta deh..

Dengan kapasitas bandara yang gede, bandara Kertajati punya potensi yang sangat besar, terutama untuk rute-rute antar pulau dan internasional. Karena itu, menurut kabar, bandara ini juga akan mendukung program penerbangan Haji, meskipun ya mesti transit di Jakarta dulu.

Jadi, bandara Kertajati ini sepertinya akan sangat penting untuk aktivitas bisnis besar, karena posisinya yang berada di tengah-tengah daerah utama Jawa Barat untuk aktivitas bisnis, termasuk ada pelabuhan Patimban yang konon akan punya akses langsung ke toll Cipali..

Beuh.. Ini pelabuhan deket banget loh ama kampung elmuha di Subang, kalau nanti jadi dibikinin toll, asyik banget masuk toll-nya deket, gak perlu ke kota Subang.

Tapi… uhm… saya gak suka sih di toll, sepi..

Gak bisa lihat pemandangan aktivitas warga, cuma lihat persawahan dan bukit-bukit, kadang ya bisa lihat orang-orang kerja di sawah, tapi, entahlah… bagi elmuha, perjalanan lewat jalan raya biasa di pinggir rumah-rumah penduduk itu lebih mengasyikkan.

Toll tetep perlu! Sewaktu-waktu butuh akses jalan yang bisa ditempuh dalam waktu jauh lebih singkat. Kadang bisa setengah waktu tempuh saja dari waktu tempuh jalan raya. Supir juga gak terlalu lelah nyupir, gak ada motor dan orang nyebrang sembarangan, dan lobang atau perbaikan jalan juga lebih minim. Asalkan ya itu, jangan malah sampai ngantuk ya..

Alright… Semoga bandara Kertajati ini bisa memberikan manfaat maksimal pada masyarakat Republik Indonesia tercinta sangad!!

LEAVE A REPLY