Sudah lama banget sebenarnya saya ingin ganti perkerjaan, karena, pekerjaan yang sekarang ini, saya rasakan bikin kesehatan saya menurun.

Tiap hari, entah berapa jam lamanya duduk depan laptop. Sudah berbagai jenis kursi saya coba, mulai dari kursi jadi-jadian yang merupakan tumpukan koran dilapis busa, kursi plastik, hingga kursi kantor beneran dengan busa empuk, ternyata gak bisa membuat saya tetap fit.

Entah itu kaki saya, (maaf) pantat, tulang ekor, tangan, leher, hingga perut. Semuanya bisa terkena dampak dari aktivitas duduk yang terlalu lama.

Macam-macam kursi tidak bisa membantu karena mungkin masalahnya bukan itu.

Ruang kerja di rumah
Ilustrasi.. Home office punya orang ini..

Masalahnya adalah, saya yang terlalu lama duduk 😀

Harusnya, minimal setiap 2 jam, saya harus beranjak dan melakukan sedikit exercise atau gerakin badan. Tapi kadang saya lupa, bisa 3-4 jam duduk terus. Meskipun kadang beranjak ketika harus bikin kopi, atau ke kamar kecil, namun hanya itu saja, saya sering lupa untuk merenggangkan otot dulu.

Dampak duduk terlalu lama ini sudah saya rasakan, jadi saya tidak mengada-ngada.

Untuk Anda yang baru kenal komputer dan bisnis internet, baiknya ingat satu pesan saya, macam apa saja ya pake titip pesan..

Pokoknya harus ingat, bahwa duduk terlalu lama di depan komputer, itu bisa berdampak negatif pada kesehatan kita, bahkan kalau kita baca-baca artikel yang cukup kredibel, penyakit yang disebabkan karena aktivitas duduk terlalu lama, ini bisa sangat serius bahkan menyebabkan kematian.

Impian saya sederhana, saya bisa membuat bisnis online berjalan secara otomatis, lalu kerjaan saya pindah ke lapangan. Yang saya sukai, adalah gardening, berkebun. Asik sekali ya…

Punya bisnis internet, diurus manager di kota, lalu kita santai atau lebih tepatnya kerja pakai tenaga di pedesaan yang berlatarbelakangkan pemandangan gunung yang indah. Beuuuh…

Hidup kita itu buat apa sih?

Ibadah kan? Nyari nafkah kan? Membantu orang lain kan? Meninggalkan manfaat sebanyak-banyaknya kan?

Dari itu semua, cuma nyari nafkah aja yang lebih enak di kota. Selebihnya, masyarakat desa lebih membutuhkan, lingkungan pedesaan lebih cocok.

(Memang pada hakikatnya, masyarakat kota adalah yang lebih membutuhkan pertolongan agar bisa hidup bahagia dan menemukan makna hidup, tapi mereka tidak akan mau diajarin begitu, yang ada, kalian malah disalah-salahin, gak ngikutin jaman, katanya.)

Saya gak punya bayangan untuk hidup di kota seperti kebanyakan keinginan orang-orang jaman now. (Kalau Anda baca ini bertahun-tahun setelah “saat ini,” perlu Anda tau, “jaman now” ini ngetren di akhir tahun 2017)

Saya ingin hidup di pedalaman Tanah Air, bermanfaat bagi orang-orang yang memang sangat membutuhkan bantuan. Atau setidaknya, saya bisa menemukan kedamaian untuk diri saya sendiri dulu.

Itu impian haqiqi..

Namun, tuntutan banyak hal, sepertinya mengharuskan saya untuk sedikit lebih betah untuk punya urusan di kota. Ya gak apa-apalah ya kan.

Biar kaya orang-orang desa, piknik ke kota. Karena sehari-harinya di desa. Jadi tiap ke kota, anggapan saya sedang piknik, mungkin gak akan merasa terlalu stress.

Lalu bagaimana sekarang, mengatasi masalah kesehatan yang menurun selagi saya membangun bisnis online?

Sudah macam-macam gaya saya coba, gaya duduk, berdiri, tiduran, tapi belum ada yang enak dan bikin klimaks. Eh…

Saya sudah coba gaya berdiri, biar gerakan lebih bebas dan badan juga sedikit lebih banyak gerak, tapi seringnya gak bertahan lama. Cape brur.

Jadi memang mesti ruba-rubah.

Kadang main di kasur, kadang meja kantor, kadang sofa, kadang di dapur, ah enak banget ya. Main laptop maksudnya loh.

Semakin banyak gaya, semakin banyak variasi, jadi badan kita selalu berubah-rubah menyesuaikan. Kayaknya sih gitu, jangan percaya gitu aja.

Dan yang harus diingat tentu saja, jangan kelamaan duduk sampai lupa berdiri. Maksimal 2 jam, beranjaklah.. Jalan beberapa langkah, renggangkan otot, pandang yang hijau-hijau, bunga-bunga di taman, rerumputan, lalu kembali ngadepin layar komputer.

Kalau sudah stabil, sebenarnya kita hanya perlu beberapa jam saja sehari. Saya juga sebenarnya gak harus terlalu ngoyo depan laptop.

Masalahnya adalah, kadang saya terjebak dalam rimba internet, susah keluar karena terlalu banyak hal-hal menarik yang saya temukan.

Ah, I love internet, and hate it at the same time. To be continued…

LEAVE A REPLY