Sampai-sampai kita tidak mau belajar dan membiasakan pakai bahasa lain.

Bahasa Indonesia, segimana bagusnya, segimana kita bangga terhadapnya, bahkan disumpahkan dalam Sumpah Pemuda, kita tetap harus menguasai bahasa lain.

Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, harus banget kita kuasai agar Indonesia bisa bersaing di kancah global.

Selain bahasa Inggris, ada bahasa Arab yang juga manjadi bahasa yang digunakan di banyak negara Timur Tengah. Bahasa Mandarin bagi yang mampu (karena menurut elmuha susah banget), serta bahasa-bahasa penting lainnya juga bisa kita pelajari.

Setidaknya, selain bahasa Indonesia, kita harus paham betul dan mahir berbahasa Inggris dan Arab, baik untuk berbicara, membaca, juga menulis.

Negara kita tampaknya akan melakukan kerjasama global secara masif ke depannya, setidaknya untuk daerah Asean dan Asia. Kalau orang Indonesia gak bisa bahasa Inggris sebagai bahasa global saat ini, kita akan susah bersaing nantinya. Memang banyak solusi, misalnya menggunakan jasa translator, dsb. Tapi itu harusnya hanya sementara sampai kita bisa menguasai secara mahir.

Orang Indonesia juga gak boleh anti dan terlalu fanatik terhadap perkembangan teknologi. Teknologi akan selalu berkembang (atau sebagian berpendapat berubah cara), mengikuti perubahan gaya hidup manusia di dunia.

Di bidang apapun, semua warga Indonesia harus mulai belajar dan ikut andil dalam perkembangan teknologi, supaya bisa mengimbangi laju perubahan gaya hidup masyarakat.

Dengan kita mahir berbahasa Inggris misalnya, kita bisa mendapatkan ilmu lebih luas dan lebih mudah karena kita bisa mengakses dan langsung menyerap artikel-artikel atau jurnal berbahasa Inggris yang lebih banyak tersebar di jagad internet.

Kita juga bisa menciptakan produk yang menembus pasar global sehingga kekuatan rupiah bisa meningkat dan akhirnya berefek pada kekuatan ekonomi negara.

Indonesia

Tentu saja, kita harus tetap cinta pada Bahasa Indonesia, tapi selagi bahasa Tanah Air ini belum menjadi bahasa internasional, elmuha pikir kita tidak boleh hanya mengandalkan bahasa negara kita saja.

Nasionalisme bisa tetap tumbuh kuat mengakar jika kita ikut mempromosikan betapa indahnya Indonesia, dan kita secara masif mempromosikan kekayaan Indonesia kepada dunia, pakai bahasa apa, Bahasa Indonesia?

Terms: alasan tidak membeli hp xiaomi, bangga dan cinta terhadap tanah air

LEAVE A REPLY