Kira-kira 2 tahun terakhir, elmuha lagi ngidam banget ama gaya hidup minimalis dan hidup nomadik dengan cara merubah mobil menjadi rumah berjalan.

Tapi belum keturutan, namanya juga masih ngidam, ntar punya mobil pertama, kayaknya langsung elmuha convert atau setidaknya menambahkan fasilitas campervan ke mobil.

Di Indonesia, penggemar campervan masih sangat sedikit, saya salah satunya. Kenapa bisa dikit gitu, karena budaya mungkin. Bukan, bukan kesenian dan budaya yang itu, maksudnya mindset cara hidup.

Orang-orang terlalu ngikut gaya hidup nenek moyang, padahal, nenek moyang kita dulu kayaknya ya gak semembosankan orang-orang saat ini, gak tau gue yakin aja pokoknya.

Saat ini, terlalu banyak orang takut mencoba hal yang dianggap aneh dan gak masuk akal.

Termasuk campervan, itu bisa jadi gak masuk akal. Kenapa, karena kalau udah bisa punya mobil, harusnya udah bisa beli rumah murah, atau setidaknya ngontrak. Gak ada alasan untuk tinggal di jalanan. Apalagi harus tidur sesak di dalam mobil.

Pekerjaan juga mungkin menjadi salah satu alasan kenapa orang di Indonesia enggan menjalani hidup nomadik dengan mobil. Eh, ini faktor paling major ding, menurut orang2 di luar sana pun.

Elmuha sayangnya, punya impian untuk hidup nomadik. Baik itu dengan motor, ataupun mobil. Tapi jujur saja saya pun masih terikat mindset cara hidup seperti orang lain. Misalnya seperti harus stabil dulu pemasukannya, dan harus punya rumah dulu biar gak diejek orang, dsb. Intinya, saya pun masih takut akan anggapan orang. Gak penting banget padahal, selama pandangan itu bukan sebuah kebencian dan doĆ” jelek, harusnya gak ada masalah sama sekali.

Lagi, tapi di Indonesia, punya rumah gak sesulit di luar. Kita harus bersyukur hidup di Indonesia. Tinggal pergi ke desa-desa gitu, cari tanah yang dijual, biasanya harganya jauh lebih murah dibanding harga di daerah yang mepet kota.

Satu ukuran pekarangan di pinggiran kota seharga 200 juta lebih, di desa, bisa cuma 20 juta bahkan setengahnya saja.

Tinggal siapin uang 50 juta, bisa berdiri itu rumah, gak usah dikeramik dulu, dicet, atau diisi furnitur, yang penting punya rumah, wkeke.

Lalu, beli mobil, convert ke campervan atau just camper, go for adventures deh.

Enaknya sih didampingi istri ya, kan seru tuh, apalagi kalau baru nikah, terus bulan madu berbulan-bulan di perjalanan.

Ah, jangan ngomong doang lu elmuha! Cepetan sana nyari duit biar bisa meuli tanah, bangun rumah yang penting jadi, terus meuli mobil, hidup nomadik deh.

Or just forget about the house thing, just buy a cheap car, convert it, just go somewhere.

Ada yang punya impian kayak elmuha gak?!

LEAVE A REPLY