Saya cukup yakin, prinsip kerja termos, baik itu termos es, termos nasi, atau termos air panas, adalah sama, setidaknya mirip. Intinya menjaga suhu dan kekedapan wadah.

Karena itulah saya tanpa merasa bersalah, berani memasukkan air dingin ke dalam termos air panas ukuran sekitar 400 ml. Tapi please… jangan coba-coba memasukkan air panas ke termos es/ nasi ya, tolong!

UPDATE: Sepertinya banyak yang kesasar ke sini ingin tau kenapa termos jadi tidak tahan panas alias jadi cepet dingin. Dan sebagian lain cari solusi memperbaiki termos panas. 

Kalau termosnya pakai beling, biasanya jauh lebih tahan lama dibanding yang stainless. Bisa bertahun-tahun. Andai jadi gak tahan panas, mungkin tutupnya yang sudah kurang rapat. Atau ada bagian dalam yang pecah (termos itu ada beberapa lapisan kan). Atau, bisa juga karena isi termos sudah berkurang sehingga udara di dalam lebih banyak, ini ngaruh banget bikin gak tahan panas. Gak bisa tahan lebih dari sehari.

Sedangkan kalau yang berbahan stainless, ini tergantung harga termosnya setau saya, ada yang cuma panas bentar, yang harga murah. Ada yang bagus banget, dan sepertinya lebih awet, harga kisaran 150 ribuan untuk ukuran sedang untuk 3 gelas kira-kira. Untuk memperbaiki yang rusak, kok saya pikir terlalu merepotkan ya, mending beli yang baru.

……………………..

Jenis termosnya ini termos kaca, bukan stainless steel yang itu. Karena berdasarkan pengalaman, yang paling awet panasnya itu termos yang dalemnya kaca. Tapi gak semua sih, termos stainless steel yang agak mahal juga awet banget panasnya.

termos-air-panas

Nah, kan kalau beli minuman dingin di warung, saya biasanya lama ngabisinnya. Kalau sedang fokus terus ke laptop, seringnya baru ingat punya minuman dingin itu setelah beberapa jam, ya jelas sudah tidak dingin segar lagi.

Dikarenakan termos air panas saya gak terlalu sering digunakan untuk air panas, (entah kenapa aktivitas minum kopi saya berkurang drastis), saya putuskan untuk dijadikan termos air dingin saja.

Hasilnya bagaimana?

Awet tenan cuy.

Termos air panas ini ternyata sangat capable untuk menjaga air tetap dingin berjam-jam. Bahkan tadi malam, saya ketiduran pun, paginya masih ada dingin-dinginnya, walaupun enggan saya minum.

Apalagi kalau dingin banget, itu bakal tetap dingin terus di dalam termos, malah, perasaan tambah dingin gitu… Saya biasa minum langsung dari termosnya, wkwk…

Resiko Pecah Adakah?

Saya bukan ahli fisika, tapi pemuaian kaca dikarenaan suhu itu pasti ada. Pernah gak pas lagi ngisi gelas dengan air panas banget, lalu pecah? Itu kemungkinan karena gelas itu juga biasa dipakai untuk air dingin banget atau air es.

Termos kaca ini pun, ada kemungkinan pecah. Yang jelas, jangan pernah terlalu dekat waktunya untuk mengganti isi termos dari dingin ke panas. Kalau termos stainless steel, kayaknya sih gak akan kenapa-napa, kayaknya loh.

Yang jelas dalam waktu dekat ini, saya gak punya rencana untuk mengisi termos ini dengan air panas, meskipun ternyata nantinya iya, pun air panas yang sudah dicampur kopi, jadi gak panas-panas amat lah…

So, menjawab banyak pertanyaan orang; apakah ada resiko termos akan rusak, elmuha bisa jawab, pasti ada kalau kemungkinan mah. Pertanyaan saya, berani gak situ beli lagi kalau ternyata nantinya termos beneran rusak? 😀

Terms: penyebab air termos cepat dingin, cara memperbaiki termos air panas, cara memperbaiki termos stainless, cara memperbaiki termos air panas stainless, cara memperbaiki termos yang tidak panas, penyebab termos tidak panas lagi, termos air dingin, termos untuk air dingin, Memperbaiki termos air panas, memperbaiki termos stainless

LEAVE A REPLY