Kesuksesan Honda BeAT dan Vario adalah alasan kenapa pangsa pasar Honda AHM menjadi yang terbesar. Hampir 3/4 atau hampir 75% pangsa pasar motor Indonesia dikuasai Honda. Hanya 1/4 yang dibagi-bagi ke merk lain, Yamaha memiliki pangsa pasar motor sekitar 23%. Dua merk Jepang lainnya; Kawasaki dan Suzuki masing-masing memiliki bagian tidak sampai 1.5%.

Pangsa pasar motor di Indonesia

Dari daftar 10 motor terlaris di Indonesia, Honda BeAT dan Vario terjual sebanyak 3,159,550 unit. Dua motor ini saja sudah menyumbang 72% dari total penjualan motor Honda di 2017. Ditambah Scoopy, maka sudah menyumbang 86% dari total motor Honda yang terjual.

Dari sini, jika Yamaha dan Suzuki ingin mengejar pangsa pasar motor Honda, jelas sekali caranya adalah untuk membuat motor matic yang bisa mengalahkan BeAT, Vario, dan Scoopy.

Tapi tidak semudah itu.. Membuat motor bagus tanpa jaringan dealer serta layanan service yang memadai, akan sulit untuk meyakinkan konsumen. Dan AHM adalah raja dalam hal 3S. Sampai di desa pun ada layanan AHASS, di Jawa ya…

Namun fakta bahwa motor-motor merk lain yang bukan matic bisa sangat baik penjualannya, menunjukkan bahwa minat konsumen ke merk lain itu besar juga.

Jadi, mungkin memang benar, bahwa BeAT, Vario, dan Scoopy, adalah motor yang benar-benar bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat Indonesia saat ini. Ditambah, semakin laris sebuah motor, maka “image” motor tsb akan semakin kuat. Produk akan menjadi Top of the mind.

AHM berhasil merubah mindset masyarakat dari Mio ke BeAT.

Soal penamaan juga tentu berpengaruh. Ada BeAT (Bit), Vario, Scoopy. Semua enak diucapkan.

Dari Yamaha, Mio; enak. Fino; enak. Soul; kurang. X Ride; tambah kurang. Untung Aerox dan NMax tergolong laris meski namanya gak enak2 amat 😀

Suzuki punya Nex; lumayan. Address; susah.

Ya, motor bagus itu gak cukup untuk bikin laris. Produsen mesti punya tim marketing yang tangguh dan super kreatif. Satu lagi, mau mendengarkan apa yang dimau masyarakat sehingga nantinya bisa koordinasi bersama tim R&D.

Besarnya pangsa pasar motor Honda jujur saja membuat saya personal kurang nyaman. Apapun merknya, jika terlalu menguasai pangsa pasar, maka kompetisinya jadi kurang asyik 🙂 Ibaratnya, semakin laku produk, maka semakin lambat update inovasinya.. Semoga persaingan motor matic di Tanah Air bisa menarik lagi seperti dulu, tidak ada yang terlalu mendominasi seperti saat ini.

LEAVE A REPLY