Jika saya yang bertanya, pilih Nmax atau PCX? Apa yang akan Anda jawab. Saya yakin itulah motor pilihan yang Anda inginkan.

Kadang, apa yang kita yakini dalam lubuk hati itulah yang memang benar-benar jujur. Tapi baiklah, mungkin kita lebih suka melengkapi perasaan kita dengan sedikit logika. Maka kali ini akan bersama kita bahas, pilih Honda PCX 150 atau Yamaha NMax?!

Dalam komparasi sederhana PCX VS NMax ini, mari kita fokus ke beberapa aspek; Desain, Mesin, Fitur, Riding Quality, Akomodasi, dan mungkin ada beberapa tambahan lain.

Let’s start..

#DESAIN

Kesan melihat NMax dan PCX itu berbeda.. Ya, soal desain, ini tergantung selera. NMax terlihat lebih kekar dan tangguh, cocok banget untuk kaum laki, untuk wanita cuma agak cocok, gak pake banget. Sedangkan PCX, well, garisnya lembut, mengalir halus, cocok banget untuk wanita, dan hanya lumayan cocok untuk Pria, gak pake banget.

Jangan terkecoh saat melihat NMax di foto-foto brosur atau internet, karena kesan melihat langsung apalagi sampai mengendarai, saya merasa beda. Aslinya lebih cakep, dan kesan mengendarainya benar-benar berbeda dari motor matic lainnya yang lebih compact. PCX juga kesannya motor berkelas, auranya memang beda di jalan. Ya karena keduanya memang matic kelas menengah ya..

Pilih Yamaha NMax atau Honda PCX 150 2018

Bagi anak muda, remaja, atau yang masih berjiwa muda, mungkin akan menyukai desain NMax. Sedangkan yang mature, agak tua, bisa memilih PCX atau NMax, keduanya punya desain mature, namun NMax lebih sporty..  PCX lebih elegant.

#MESIN

Baik NMax atau PCX dibekali mesin yang bertenaga, lebih dari cukup untuk berkendara di perkotaan, luar kota, untuk touring, bahkan di perbukitan yang tanjakannya banyak curam pun mesin keduanya siap. Sedikit bonus untuk NMax adalah sensasi RPM tinggi yang lebih asyik, lebih ngacir berkat VVA.

Soal irit-iritan, keduanya gak jauh beda. NMax irit banget termasuknya, bisa 45 kpl untuk rata-rata penggunaan sehari-hari, bukan diirit2in. Sedangkan PCX, belum ada pengujian, tapi harusnya tidak akan kurang dari 40 kpl, bisa lebih tentunya kalau bawa lebih sopan. Dari pengalaman, teknologi VVA di NMax memang terbukti bisa bikin motor irit, namun tetap siap ngacir kalau dibutuhkan.

#FITUR

Di sektor ini, PCX membawa fitur yang relatif lebih lengkap. Misalnya yang paling signifikan adalah ada power outlet dimana pengguna NMax harus beli sendiri untuk pasang socket charging di motor.

Lalu PCX punya ISS, fitur untuk mematikan dan menghidupkan mesin secara otomatis ketika tarik tuas gas. Berguna untuk bikin irit di kemacetan. Masih terkait, PCX juga menggunakan ACG starter sehingga proses menyalakan mesin motor bisa lebih lembut bahkan tanpa suara.

Sedangkan NMax masih menggunakan dinamo biasa, namun menurut saya pribadi suaranya lebih lembut dari kebanyakan matic lainnya yang sama-sama masih pakai dinamo. Cukup disayangkan Yamaha tidak memberikan fitur SMG di NMax terbaru padahal Aerox sudah punya.

#AKOMODASI

Keduanya punya desain tanpa deks rata. Tangki ada di bagian depan. Dan ngomong soal tangki, PCX unggul 1,4 liter dibanding NMax yang punya kapasitas 6.6 L.

Lalu untuk laci depan, keduanya sama-sama hanya muat untuk benda-benda kecil. Misalnya HP, botol air, glove, kacamata, dsb.

Sedangkan akomodasi bagasi, NMax punya kapasitas 23 liter ketika PCX punya 25 liter yang mirip seperti Yamaha Aerox. Baik NMax atau PCX bisa menampung helm fullface dan masih muat untuk barang lainnya misalnya jaket hujan, dsb.

#RIDING QUALITY

Karena sama-sama besar, keduanya sama-sama lebih stabil saat dikendarai dibanding motor matic kelas di bawahnya. Untuk nikung-nikung, NMax sangat asyik, stabil sekali. PCX belum dijajal jadi belum tau ya.

Perbedaan ukuran lebar ban NMax dan PCX mungkin hanya sedikit mempengaruhi. NMax lebih stabil dengan lebar ban belakang 130, namun PCX juga tentu sudah sangat stabil dengan ukuran lebar ban 120.

Lalu soal kenyamanan, seperti dikatakan sebelumnya, NMax memang cocok untuk yang berjiwa muda, dibawa ngebut enak, stabil, namun ini berimbas pada kenyamanan yang biasa saja. Jika belum terbiasa, suspensi depan akan terasa keras. Sedangkan suspensi belakang sudah lebih nyaman dan lebih baik berkat penggunaan tabung di model facelift. Ini hanya terasa jika melewati jalan tak rata. Di jalan aspal rata sih, berasa terbang kok bawa NMax, mulus.

Honda PCX sepertinya mengutamakan kenyamanan, dan ini tentu akan berimbas pada kestabilan saat dipakai sedikit agresif. Perlu njajal dulu biar tau ya…Ntah kapan nih bakal ready unitnya. Bagi kaum mature, sepertinya akan lebih menyukai karakter nyaman dibanding yang agak keras tapi asyik.

#FAKTOR LAINNYA

Harus diakui, desain NMax yang sudah lebih lama meluncur dan sudah banyak penggunanya, membuatnya tak lagi begitu spesial, dan sudah kurang segar, walaupun jujur saja masih enak memandangnya.

Sedangkan PCX, walaupun garis desainnya masih mirip dengan PCX lama, namun kesan segar dan modern-nya dapet. Belum bosen lah gampangnya..

Lalu, kelebihan motor-motor AHM adalah unit yang lebih cepat ready karena kemampuan produksi per hari yang lebih banyak. Ini sejak dulu bisa mempengaruhi keputusan pelanggan ketika pesan di merk lain lebih lama indennya.

Overall, keduanya motor bagus, nilai jual kembalinya juga bagus semua, NMax bekas, harganya tergolong tinggi. Memilih salah satunya tidak akan terlalu salah. Terutama NMax yang memang sudah terbukti mantap, mesin tanpa masalah, durability teruji. Sedangkan PCX, belum tau karena masih baru. Mestinya sih sedikit di atas standar Vario lah yaa…

Tulisan di atas ini hanya dari sudut pandang personal dicampur dari sisi orang lain juga. Anda tentu harus melihat langsung keduanya, bahkan kalau bisa, njajal langsung keduanya sebelum membeli salah satunya. Semoga ada manfaatnya 😀

LEAVE A REPLY